RSS
Status

Aku dan Rapuh Berteman Dekat

10 Oct

Ada yang lebih parah dari diabaikan, hanya menjadi pilihan terakhir di liat chat bbm, menunggu berjam-jam lamanya padahal bisa jadi Ia sedang mengobrol dengan manja dengan perempuan lain. namun ada yang lebih menyakitkan dari itu yaitu sama-sama mengharapkan namun tidak saling bisa mengungkapkan. Hanya saja, Aku mohon jangan pernah memberiku kecewa. Karena Aku dan Rapuh Berteman dekat. Aku menyadari satu hal, kelak pada akhirnya hati yang jatuh cinta akan kembali kepada Tuhan. Karena sejauh apapun dia mencari pada akhirnya dia hanya bisa meminta. 

Dear Kesatria Bintang! Kamu tahu, dalam diam ada namamu yang selalu aku haturkan. Sepertinya aku ketakutan setengah mati, takut kehilanganmu meski aku bagimu bukan siapa-siapa. Sebab, saat Aku menyebutkan namamu dalam doa ku, kamu malah menyebut namanya dalam doamu. 

Bung Karno pernah mengabadikan kalimat paling luruh kala itu Ia duduk dibawah pohon sukun. Melukiskan kesedihan yang tak berperi. Perasaan itu direkam semesta menjadikannya abadi dalam bentuk tak terjawab. Lebih dari cukup mewakili kepingan kepingan hati yang luka di perputaran generasi setelahnya. 

“Ada saatnya dalam hidupmu, Engkau ingin sendiri saja bersama angin. Menceritakan seluruh rahasia, lalu meneteskan air mata (Bung Karno, 1933).

  • dan Aku pun begitu…
 
Leave a comment

Posted by on October 10, 2016 in Cerita Cinta, True Story

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: