RSS

Kerbau punya susu Lembu punya nama

08 Jan

pepatah itu hafal betul dalam memori otak kecilku, seluruh panca indra kompak merekam kalimat tersebut dalam tugas pekerjaannya masing-masing.tapi malam ini aku tidak akan menceritakan sejarah yang mmebuatku terkenang dengan pepatah yang aku hapal saat cerdas cermat waktu SD, yang banyak aku pelajari dari Ayahku. Sosok Cerdas.

beberapa bulan yang lalu kota banda aceh menerima penghargaan kota terbersih, tepatnya aku lupa tanggal piala tersebut dianugerahkan. Aku lupa bagaimana dengan kalian? ah kalian juga pasti malas untuk mengingatnya lagi yak? hihi

baiklah sekarang jika aku mengajak kalian untuk mengingat momet Royal Wedding Prince William & Kate, hayooo semua pada tahu yak. Uhmm 1 lagi, pernikahan indah yang membuat seluruh mata tertuju kepada perhelatan mewah Pernikahan Ibas & Allya. Apa sih yang kemudian disuguhkan oleh kedua kedua pernikahan megah tersebut? jelas saja keindahan, pesona daya tarik, decak kagum dan sebagainya. kain songket sulaman indah, makanan lezat, riasan make up yang membuat malingi, bunga-bunga yang dirangkai dalam sulaman anggun, taman yang bersih, tenda yang menawan.

Tapi pernahkah kita berpikir, atau sekadar mau tahu siapa yang peran mereka di balik layar namun acapkali terabaikan? Tak ada yang mau peduli tentang perjalanan dari bunga-bunga indah yang disulap menjadi pemikat peneduh hati bagi tamu-tamu yang memandangnya, adakah yangtahu bahwa disana disebuah desa mereka tertusuk juri saat menenun memilin setiap untaian benang menjadi kain songket yang di kagumi dan aku berani jamin akan menjadi tren yang mendominasi di perhelatan pernikahan 2012, atau kah cerita tentang si mbok dan para pekerja di dapur kathering yang tangannya teriris pisau, terpercik minyak d mukanya, tukang kebun yang terkena mesin pemotong rumput yang menyabet kakinya ada banyak cerita yang tak terbaca, luput dari perhatian menguap di telan waktu.

Kota yang indah, kala menerima penghargaan, apakah tukang bersih berseragam kuning yang menerima kehormatan itu? ataukah pasukan yang setiap hari berkutit di gunungan tumupkan sampah bertemankan bau menusuk yang membuat perut bererupsi, tentu saja bukan? Padahal tak pernah aku melihat walikota atau gubernur yang menyapu jalan, atau mengutip sampah sambil duduk tercenung di mobil pasukan Kuning.

Itulah realita, kita kerap melupakan jerih payah, keringat, semua bentuk pengorbanana dari mereka yang terabaikan. Acapkali kita menganggap mereka sosok kecil yang tak punya arti, tanpa sadar bahwa sebuah perhelatan megah sekalipun bukan murni dari kehebatan, kecermelangan ide, jabatan, sehingga kita begitu angkuh untuk mengakui bahkan sekedar berterimakasih kepada mereka, karena terlanjur lupa diri mabuk dalam   dekapan kesombongan.

Banda Aceh, pukul 00.45, 9 januari 2012

NB: Kisah ini adalah salah kisah yang saya ambil dari salah satu kisah yang di perlombakan, dan telah menjadi hak panitia. cerita di atas hanya sekelumit saja, karena kelanjutan cerita itu ada di pihak panitia. Itu hanya sekedar untuk merenungi pesan moral dari kehidupan. (sekali lagi tolong jangan di culik cerita ini karena telah menjadi hak paten dari panitia lomba)

 
2 Comments

Posted by on January 8, 2012 in sosial

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

2 responses to “Kerbau punya susu Lembu punya nama

  1. apamii

    January 8, 2012 at 11:21 pm

    mantab k.na.. Hhe

     
  2. nanaedogawa

    January 9, 2012 at 2:37 am

    btw apmiii ini siapa yak? heuheuhe bentar yak buka blog nya dulu btw termakasih yak🙂

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: